Posted by: Bocah Tulungagung | January 21, 2011

Tips Atasi Grogi Berbicara di Depan Umum

Anda grogi ketika harus berbicara di depan orang banyak?, atau anda merasa takut ketika harus pertama kali tampil diatas panggung?. Jika iya, itu adalah hal yang lumrah.

Saat saya mengisi sesi pelatihan motivasi pun, tetap saja merasa cemas terutama ketika harus menghadapi audiens yang baru. Hal ini sah-sah saja ketika kita harus menghadapi sesuatu hal yang baru bagi kita. Ketika kita masuk pertama kali di lingkungan baru, pasti ada beberapa pertanyaan seputar “apa yang harus dilakukan pertama kali?”. Namun hal tersebut akan menjadi biasa ketika kita sudah menjalaninya.

Rasa gelisah ini merupakan pertanda positif bagi anda untuk berhati-hati dan melakukan dengan benar. Yang menjadi masalah adalah ketika rasa gelisah tersebut berlebihan.

Berikut beberapa langkah yang bisa membantu anda mengurangi rasa grogi :

A. PERSIAPAN

1. Apa tujuan Anda
Definisikan tujuan anda mengapa melakukan hal tersebut. Identifikasi apa saja yang ingin anda sampaikan. Perjelas pesan apa yang ingin anda sampaikan.

2. Pahami Audien Anda
Siapa yang ingin anda ajak komunikasi?. Orang tua, dewasa, remaja atau anak-anak. Biasanya orang yang merasa grogi karena mereka merasa berada “diluar” kelompok audien. Mereka tidak bisa masuk ke dalam dunia audien.

3. Kuasai materi
Pahami dan kuasai semua hal tentang apa yang ingin anda sampaikan. Pelajari lebih dulu apa yang ingin anda sampaikan, dan pastikan anda benar-benar memahaminya.

4. Buat outline dan daftar kebutuhan
Buat skema apa saja yang ingin anda sampaikan. Tuliskan inti-inti yang harus anda sampaikan. Kapan anda harus menyampaikan? Mengapa anda harus menyampaikan? Bagaimana anda harus menyampaikan? Bagaimana caranya agar audien terus memperhatikan anda?. Buat daftar apa saja yang anda perlukan untuk mendukung penampilan anda.

5. Siapkan bagaimana anda memulai dan menutup
Bagaimana anda memulai penampilan anda sangatlah penting. Berikan kesan pertama yang positif kepada audien. Serta bagaimana anda menutup “aksi” anda. Sudah kuatkah penutupan anda, sehingga dapat diterima audien? Pastikan bahwa tujuan anda tercapai.

6. Siapkan Rencana Alternatif
Siapkan beberapa hal yang mungkin bisa terjadi. Pahami resiko terburuk jika tidak berjalan sesuai rencana. Bersikaplah fleksibel. Jika waktu tidak sesuai rencana, apa yang akan anda lakukan? jika ada masalah teknis (lampu mati, pengeras suara mati dll) apa yang akan anda lakukan?.

7. Tingkatkan percaya diri anda
Kenali potensi diri anda, dengan memahami kelemahan dan kekuatan yang anda miliki, dan fokuslah pada kelebihan anda. Kembangkan potensi anda. kondisikan diri anda pada apa yang seharusnya anda ingin lakukan.

B. LATIHAN

“Practice makes perfect” begitulah kata pepatah. Semakin sering anda berlatih maka semakin lihai anda melakukannya. Latihan akan sangat berguna membuat anda lebih siap (fisik dan mental), lebih relax dan bisa mengantisipasi apa saja masalah yang mungkin bisa timbul. Latihan yang anda lakukan juga membantu anda mengetahui alokasi waktu yang anda butuhkan atau bagaimana anda harus menyesuaikan dengan waktu yang diberikan.

Latihan ini bisa dilakukan beberapa tahap :

1. Visualisasi
Bayangkan bagaimana anda melakukan? Gambarkan bagaimana kondisi saat itu? Bayangkan apa saja yang mungkin terjadi? Bayangkan bagaimana anda telah berhasil melakukan semua?

2. Melakukannya
Coba lakukan apa yang ingin anda lakukan.  Gunakan outline yang sudah anda buat. Coba pahami apa yang seharus anda tambah atau kurangi. Minta bantuan orang lain untuk memberikan masukan. Jika ada, gunakan media perekam (video cam/recorder) untuk membantu anda. Lakukan terus sampai anda benar-benar merasa siap.

3. Gladi bersih/Role Play
Berlatihlah seakan-akan anda tampil semestinya. Kondisikan seperti situasi yang akan sebenarnya. Jika memungkinkan gunakan alat dan tempat yang akan gunakan selayaknya anda tampil semestinya.

C. SEBELUM BERAKSI

Sebelum anda melakukannya, ada beberapa hal yang harus anda perhatikan :

1. Malam sebelumnya
Buat situasi yang nyaman pada malam hari sebelum anda melakukannya. Fokus pada apa yang ingin anda lakukan. Buat tulisan berisi kata positif (seperti : Saya Bisa!) dalam sebuah kertas (atau apapun) yang bisa selalu anda baca. Lalu berdoalah.

2. Hari H
Usahakan untuk sarapan pagi. Hal ini akan membantu mengisi energi anda sepanjang hari. Makan pisang 1 atau 2 jam sebelum anda beraksi (buah pisang berisi beta-blocker alami yang akan membantu mengurangi kecemasan). Datanglah lebih awal, hal ini akan membantu anda mempersiapkan lebih matang.

3. Kuasai “panggung” Anda
Ketahui dimana anda memposisikan sebelum anda tampil. Darimana anda harus “masuk ke panggung”. Pahami beberapa sudut pandang yang bisa dilihat oleh audien.

4. Tes alat yang ada
Jika anda memerlukan alat, cek kembali kondisinya. Coba fungsi-fungsi yang anda butuhkan. Seperti program computer, sound system atau LCD.

5. Temui audien
Sapa dan coba ajak bicara beberapa audien. Coba gali informasi yang bisa menambah pengetahuan anda tentang audien. Lakukan kontak mata dengan yang lain. Pahami kondisi nyata audien saat itu.

6. Beberapa saat sebelum Anda tampil
Tinjau kembali apa saja yang ingin anda lakukan. Konsentrasilah dan siapkan apa yang akan anda lakukan pertama kali. Bagaimana anda membukanya?. Visualisasikan Anda melakukanya dengan sempurna. Lihat kembali tulisan positif yang sudah anda tulis. Ambil nafas dalam-dalam. Biarkan anda relax dan nyaman.

Dan jangan lupa berdoa untuk kesuksesan anda & doakan juga audiens anda.
Selamat Berjuang…,


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: